Trik Aman Menyalip Kendaraan

31 Januari 2016 | Editor : Admin

Padatnya lalu lintas sudah menjadi hal lumrah saat ini di kota-kota besar.  Tapi terkadang membuat Kallafriends kesal dan tidak sabar karena sedang terburu-buru kan? Apalagi kendaraan di depan berjalan pelan. Pasti akan membuat semakin gusar dan timbul keinginan untuk menyalip.
 
Namun mendahului mobil saat nyetir di jalan raya tidak cukup hanya dengan menekan klakson dan menambah kecepatan. Ada serangkaian etika dan tata cara yang perlu Kallafriends perhatikan. Bukan hanya karena alasan sopan santun berkendara, tetapi juga demi keamanan dan menghindari kecelakaan fatal. Untuk itu, pelajarilah cara menyalip yang aman berikut ini:
 
Perhatikan kondisi jalan. Yang dimaksud bukanlah lajur kanan harus benar-benar sepi dan tidak ada kendaraan yang melintas sama sekali, tetapi pastikan adanya space yang cukup untuk menyalip mobil tanpa mengganggu pengemudi dari arah berlawanan. Dan hindari menyalip melalui lajur kiri karena pada lajur kiri kadang terdapat pejalan kaki, pedagang atau kendaraan lain yang berhenti.
 
Perhatikan lampu sign mobil depan. Karena jika menyala, menunjukkan bahwa mobil yang akan disalip memberi kode bahwa ada kendaraan yang melintas dari arah berlawanan, atau bisa jadi mobil di depan akan menyalip kendaraan lain di depannya pula. Oleh karena itu, tunda keinginan Kallafriends untuk menyalip pada keadaan ini.
 
Beri tanda. Untuk menyalip kendaraan yang berada di depan, Kallafriends juga harus memberikan tanda untuk pengendara yang berada di belakang. Caranya adalah dengan menyalakan lampu sein kanan. Dengan demikian, pengendara di belakang tidak akan menabrak mobil Kallafriends. Dan dianjurkan agar menurunkan gigi 1 posisi lebih rendah agar torsi maksimum mesin lebih mudah dicapai dan akselerasi mobil menjadi lebih cepat.
 
Nyalakan lampu sign kanan beberapa meter sebelum menyalip. Hal ini untuk memberikan isyarat kepada pengedara yang berada di depan, di belakang maupun di jalur kanan bahwa kita akan menyalip agar pengendara lain siap merespon manuver yang kita lakukan.
 
Bunyikan klakson dan kedip dengan lampu jauh. Kadang pengendara mobil yang disalip tidak memperhatikan spion sehingga tidak melihat kalau mobilnya sedang disalip. Bunyikan klakson dan kedip dengan lampu jauh sewajarnya, jangan berlebihan karena dapat memancing emosi pengendara mobil yang disalip dan pengendara lain di depan kita.
 
 
Kembali ke jalur kiri. Jika sudah menyalip, segera nyalakan lampu sein kiri untuk kembali ke jalur kiri. Perhatikan jarak Kallafriends dengan kendaraan yang ada di belakang dengan cara melihat ke spion tengah.
 
Intinya, sebelum menyalip pastikan kondisi jalan sudah kondusif dan memungkinkan untuk mendahului mobil di depan, jangan asal serobot. Hal ini juga tertulis dalam Undang-Undang pasal 109 ayat 3 yang menyatakan bahwa dilarang melewati kendaraan yang telah memberi isyarat akan mengambil lajur/jalur kanan. Jadi, jika Kallafriends memang terburu-buru karena dikejar waktu, tetaplah waspada dan berpikir jernih sebelum memutuskan untuk menyalip kendaraan yang ada di depan.
 
Drive Safe Kallafriends..