Tips Fokus Berkendara saat perjalanan jauh

11 Juli 2016 | Editor : Dede Taufik

Beberapa kecelakaan mobil terjadi karena pengendara yang tidak fokus oleh berbagai faktor seperti distracted driving (pengalihan atau terganggunya kondisi menyetir) dan lain-lain. Selain distracted driving, ternyata perubahan pola tidur dan lapar dapat menjadi faktor yang berpotensi menyebabkan hilangnya fokus pengendara. Kasus ini banyak ditemukan pada Bulan Ramadhan. Sebuah survey yang dilakukan oleh kepolisian Republik Indonesia mengungkap terjadi 3.815 kasus kecelakaan lalu lintas dalam H-7 hingga H+3 hari raya Idul Fitri di tahun 2014. Hal ini mengungkap bahwa kecelakaan yang terjadi pada pada bulan Ramadan tetap saja lebih tinggi 35% secara rata-rata bila dibandingkan dengan minggu sebelum dan sesudah bulan Ramadhan di tahun 2014. Namun sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal saat mengemudi ketika sedang lapar ataupun lelah pada saat perjalanan jauh

Eko Suryo, dokter lulusan Universitas Gadjah Mada, menjelaskan bahwa  ketika seseorang lapar tingkat gula dalam darah akan menurun. Perubahan waktu tidur, yang kadang berkurang hanya 4 sampai 6 jam yang menyebabkan tubuh cepat lelah juga dapat menjadi faktor yang menyebabkan pengemudi kurang fokus saat berkendara dalam perjalanan jauh

"Ini menyebabkan refleks kita menurun yang dapat membahayakan perjalanan kita ketika di jalan raya," jelas Eko. Eko pun memberi saran agar pengemudi dapat tetap fokus selama berkendara pada saat kondisi kurang fit dengan waktu perjalanan yang cukup lama. 

Tips yang pertama datang dari Eko adalah tentang makanan yang dipilih sebelum berkendara. Eko menyarankan untuk makan makanan yang kaya akan protein dibandingkan dengan mengonsumsi makanan dengan kelebihan karbohidrat secara berlebihan. Ini karena karbohidrat secara berlebihan dapat menyebabkan kantuk sepanjang perjalanan, nah kantuk ini dapat menghilangkan fokus Anda dari jalan saat berkendara. 

"Kita dapat menggantinya dengan lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung protein, vitamin dari buah-buahan segar, dan meminum cukup air putih untuk mengurangi kemungkinan dehidrasi,” ujar Eko. Dengan makanan yang mengandung banyak nutrisi, pengendara akan memiliki cadangan energi cukup jadi tidak mudah mengantuk selama perjalanan. 

"Sangat dianjurkan untuk tetap bisa tidur minimal 7 jam per hari. Kita bisa menggunakan waktu istirahat di siang hari untuk beristirahat sejenak melelapkan mata selama 30 hingga 45 menit,"saran Eko