Semakin Aman dengan Anti-Lock Braking System (ABS)

23 Maret 2016 | Editor : Admin

Seiring berjalannya waktu, teknologi Toyota semakin berkembang. Salah satu teknologi terkini yang dikembangkan Toyota adalah sistem pengereman Anti-Lock Braking System (ABS). Fitur yang sangat penting mengingat rem merupakan komponen vital penunjang keselamatan berkendara.
 
Anti-Lock Braking System (ABS) merupakan sistem yang mencegah terjadinya penguncian roda ketika terjadi pengereman mendadak untuk menghindari tergelincirnya roda. Ada empat komponen penting dalam sistem ABS. Pertama, sensor kecepatan yang berfungsi sebagai input tentang kapan roda tidak boleh terkunci. Kedua, katup pengontrol yang bertugas mengatur besar kecilnya aliran minyak rem. Ketiga, pompa tekanan yang akan mereduksi tekanan pada selang rem, sehingga pengereman lebih terkendali. Terakhir, controller yang merupakan “otak” dari ABS ini.
 
Cara kerja ABS dimulai dengan controller yang memonitor sensor kecepatan jika sewaktu-waktu terjadi deselerasi tiba-tiba. Controller akan memerintahkan katup dan pompa untuk mengatur besarnya tekanan minyak rem dalam selang rem. Prosesnya berlangsung on-off, artinya selang dijaga tekanannya secara putus sambung.
 
Hal inilah yang membuat roda tidak mengunci sepenuhnya, karena tekanan minyak dalam selang rem berubah-ubah. Proses juga berlangsung sangat cepat, bahkan sebelum terjadinya penurunan kecepatan. Efek dari naik turunnya tekanan minyak rem di selang rem dapat menimbulkan getaran halus pada pedal. Hal itu terjadi bukan karena adanya masalah dari sistem, melainkan karena mekanisme ABS yang sedang bekerja secara hidrolik yang disebabkan oleh gesekan.
 
Demikianlah konsep dasar cara kerja Anti-Lock Braking System (ABS). Meskipun fitur-fitur keselamatan yang ditawarkan kian canggih, Kallafriends tetap harus berhati-hati saat berkendara ya...
 
Drive wisely Kallafriends.