Mengenal Transmisi CVT dan AT

11 April 2016 | Editor : Admin

Sejak animo masyarakat akan mobil dengan transmisi matic meningkat, mobil-mobil dengan transmisi matic makin berkembang. Hal ini tentu saja membuat kita para konsumen menjadi bingung untuk memilih jenis transmisi mobil yang sesuai dengan kebutuhan. Bicara soal transmisi matic, siapa diantara Kallafriends yang sudah mengenal transmisi CVT dan AT? Kedua jenis transmisi ini termasuk pada kategori transmisi mobil otomatis. Nah apa saja perbedaan CVT dan AT?     

Sebelum membahas perbandingan transmisi CVT dan AT, mari kita ulas sedikit apa itu CVT. CVT singkatan dari Continuously Variable Transaxle. CVT adalah salah satu jenis transmisi yang cukup halus saat digunakan berkendara dibandingkan transmisi matic biasa yang umumnya masih memiliki hentakan. Sementara AT singkatan dari Automatic Transmission merupakan transmisi yang memiliki performa cukup oke dalam hal akelerasi, sehingga sangat responsif terhadap perpidahan gigi.

Sementara, performa CVT kurang baik dalam hal akselerasi, sehingga tak sespontan dan segalak transmisi AT. Rasio gigi pada CVT dapat terus menerus yang bervariasi, sehingga kendaraan dapat digerakkan dalam efisiensi bahan bakar yang tinggi sepanjang waktu, sehingga hemat bahan bakar.

Pada transmisi otomatis AT, tingkatan percepatan umumnya maksimal 6 rasio (6 gigi kecepatan). Komponen utama transmisi AT terdiri dari torque converter, planetary gear unit dan hydraulic control unit. Torque converter inilah yang berfungsi sebagai kopling otomatis dan digunakan untuk memperbesar momen mesin ketika sedang beroperasi. Inilah yang membuat transmisi AT menimbulkan sedikit hentakan pada setiap momen perpindahan gigi.

Nah Kallafriends, kira-kira sudah paham mengenai perbandingan CVT dan AT kan? So, kalau Kallafriends akan membeli mobil bertransmisi matic, jangan lupa untuk cektipe transmisi yang sesuai dengan kebutuhan ya!