Yuk Ketahui Cara Kerja VVT-i Pada Toyota

22 Nopember 2018 | Editor : Putri Atika

Tidak ada salahnya mengetahui berbagai teknologi canggih yang ada pada mobil Toyota Anda, untuk itu di sini akan diterangkan mengenai salah satu teknologi unggulan Toyota yakni VVT-i.


Mesin berteknologi VVT-i (Variable Valve Timing with intelligence) adalah mesin berteknologi variable valve timing.


Pada dasarnya, VVT-i adalah mengoptimalkan torsi mesin pada setiap kecepatan dan kondisi mengemudi yang membuat konsumsi BBM menjadi lebih efisien dan menurunkan tingkat emisi bahan bakar serendah mungkin.


VVT-i mempunyai cara kerja yang cukup sederhana. Untuk menghitung waktu buka tutup katup (valve timing) yang optimal, ECU (Electronic Control Unit) akan menyesuaikan dengan kecepatan mesin, volume udara masuk, posisi throttle (akselerasi) dan temperatur air.


Agar target valve timing senantiasa terwujud, sensor posisi crankshaft memberikan sinyal yang menjadi respon koreksi. Sistem VVT-i ini akan mengoreksi valve timing atau jalur keluar masuk bahan bakar dan udara. Disesuaikan dengan pijakan pedal gas dan beban yang di tanggung untuk menghasilkan torsi optimal di tiap-tiap putaran dan beban mesin.


Dengan begitu akan menghasilkan tenaga yang optimal, hemat bahan bakar, serta ramah lingkungan. Dengan teknologi ini membuat biaya pemeliharaan menjadi lebih minim karena tune-up seperti setel klep dan lain sebagainya tidak diperlukan lagi.


Namun demikian perawatan untuk kendaraan Anda harus tetap dilakukan dengan berkala. Jangan sembarangan memilih bengkel karena mesin ini memerlukan komputer diagnosa khusus yang hanya tersedia di bengkel resminya.


Pada Toyota sendiri, teknologi ini digunakan untuk menggantikan Toyota VVT yang telah ditawarkan mulai dari tahun
1991 ada 5 katup per silinder mesin 4A-GE. Teknologi mesin ini telah digunakan di sebagian besar mobil Toyota. VVT-i yang diperkenalkan pada tahun 1996, mempunyai variasi waktu katup asupan dengan menyesuaikan hubungan antara camshaft drive (belt, gunting- gear atau rantai) dan camshaft intake.


Varian dari sistem ini ada VVTL-i (Variable Valve Timing dan Lift-intelligence), Dual VVT-i, VVT-iE (Variable Valve Timing-intelligent), dan Valvematic oleh motor listrik. Tak hanya itu, benda tersebut diklaim akan membuat mesin lebih efisien dan bertenaga, ramah lingkungan serta hemat bahan bakar.


Sudah lebih dari satu Toyota yang mengadopsi teknologi mesin VVT-i ini seperti Toyota Avanza, Toyota Innova, Toyota Yaris, dan sedan Toyota Vios.


Teknologi VVT-i  mampu memberikan tenaga yang optimal disetiap putaran mesin, sistem katup mendukung proses pembakaran lebih efektif dalam menghasilkan tenaga yang maksimal. Selain itu lebih menghemat bahan bakar karena pengaturan katup elektronik membuat konsumsi bahan bakar menjadi hemat dan efisien.


Suplai bahan bakar dan udara yang diatur oleh sistem kerja katup membuat pembakaran menjadi lebih sempurna dan gas buang yang dihasilkan menjadi bersih. Sehingga dengan menggunakan teknologi mesin VVT-i ini menjadi lebih ramah lingkungan.