Tips Mengemudi di Jalan Menurun

13 Maret 2019 | Editor : Dimas

Saat mengendarai mobil dibutuhkan konsentrasi dan pemahaman yang baik mengenai cara mengemudi. Meski begitu masih ada beberapa orang yang menganggap cukup hanya dengan mengetahui posisi gas, rem, cara memposisikan kemudi dan tuas transmisi saja. Padahal pengemudi harus bertanggung jawab atas nyawanya sendiri dan para penumpang saat mengemudi. Oleh karena itu penting bagi pengemudi untuk mengetahui teknik mengemudi tertentu agar dapat menjamin keselamatan diri sendiri dan para penumpang.

 

Salah satu teknik yang harus dikuasai adalah cara mengendarai mobil di jalan menurun. Karena jalan menurun tidak kalah menyulitkan daripada jalan menanjak, khususnya bagi pengemudi yang belum terasah kemampuan mengemudinya. Kalau mobil Anda tidak kuat di jalan menanjak, maka mobil Anda akan mundur ke belakang (turun).

 

Sebagai pengguna mobil Toyota, Anda wajib mengetahui cara aman melintas di jalan menurun. Jika kecepatan mobil tidak diatur dengan baik, maka akan  mengakibatkan mobil merosot di jalan dan mengganggu pengemudi lainnya.

 

Beda perlakuan mobil manual dan matic saat berada dijalan menurun. Pada mobil manual, sebaiknya Anda menggunakan gigi rendah. Saat berada pada gigi terendah kecepatan mobil mudah di kontrol. Rem juga tidak perlu ditekan terus-menerus lantaran pengereman terbantu oleh rem mesin.

 

Bila jalanan tidak terlalu curam bisa menggunakan gigi tiga, namun bila jalanannya cukup curam dan panjang Anda dapat menggunakan gigi dua. Tujuannya agar mobil tidak melaju dengan cepat. Hindari menggunakan gigi empat atau lima di jalan yang kosong. Karena mobil akan melaju lebih kencang daripada saat menggunakan gigi dua atau tiga. Selain itu penggunaan gigi tinggi membuat mobil meluncur dengan tidak terkendali. Hal ini sangat berbahaya.

 

Sementara itu untuk mobil matic, segera pindahkan tuas ke posisi L saat berada di jalan curam. Hindari memindahkan tuas pada posisi netral (N). Meskipun banyak yang mengatakan teknik tersebut dapat menghemat bahan bakar, namun kenyataannya malah memberikan efek pengereman yang kurang bagus. Hal ini dapat menyebabkan pengemudi kesulitan mengontrol mobilnya.

 

Rem juga akan cepat panas jika tuas terus berada dalam posisi netral saat mobil digunakan dan menyebabkan rem blong. Ini dapat memicu kejadian yang tidak diiginkan. Tapi jika hal seperti itu terjadi Anda harus tetap tenang, tidak panik, dan tetap fokus. Kuncinya saat mengemudi  adalah pengetahuan atau cara mengemudi Anda.