Mau Bersihkan Kabin Mobil? Ini Macam-macam Bahannya Supaya Nggak Bikin Rusak

31 Oktober 2018 | Editor : Putri Atika

Kabin mobil dibungkus dengan berbagai macam bahan agar indah dipandang dan senada dengan desain mobil keseluruhan.


Berbagai macam bahan itu butuh perawatan berkala agar tetap bersih, apik, dan awet sehingga membuat penghuni kabin merasa nyaman.


Namun sebelum membersihkannya, kamu harus paham dulu macam-macam bahan tersebut serta karakternya sehingga tidak salah dalam merawat dan membersihkan.


1. Fabric

Fabric jadi material paling umum dipakai sebagai pelapis jok interior terkait biaya produksi yang terjangkau. Fabric adalah kombinasi antara kanvas, kain, dan cotton. Jenis fabric sering dipakai ke mobil-mobil massal lantaran harganya yang relatif murah.


Fabric punya beberapa varian. Untuk jok mobil biasanya pakai fabric sintetis yang campurannya busa atau cotton. Jadi lebih nyaman disentuh dan tahan lama. Karena bahan pembentuknya sederhana, kelebihan lain jenis fabric lebih kuat hadapi cuaca ekstrem, seperti sengatan matahari. Makanya produsen mobil senang pakai pembungkus jok jenis ini.


Bahan fabric agak sulit dibersihkan. Karena karakternya mudah menyerap kotoran dan air. Makanya sebaiknya harus hati-hati saat menggunakannya, apalagi proses pembersihannya juga lebih lama dan susah ketimbang kulit.


2. Beledu

Basisnya sama dengan fabric, yaitu campuran antar berbagai macam bahan sintetis. Yang membedakan adalah profil permukaannya yang lebih lembut dan terasa halus ketika disentuh. Serat kainnya juga lebih menonjol dan menciptakan tekstur yang terlihat mewah dan nyaman ketika kena sentuhan tangan.


Masalahnya adalah, ia jadi sangat mudah cepat kotor, terutama bila penumpang kurang apik, seperti sering makan di dalam mobil dan meninggalkan noda di tangan.


3. Kulit sintetis

Kulit sintetis dibuat dari bahan dasar kain, yang diolah secara kimia menggunakan lilin, pewarna, atau polyurethane untuk menghasilkan bahan dengan tekstur dan warna selayaknya kulit asli. Pada perkembangannya, kulit sintetis jadi favorit karena punya fleksibilitas dan harga yang lebih terjangkau dibanding kulit asli. Apalagi untuk mix and match ke interior juga lebih gampang, karena kualitas bahan kulit sintetis sekarang sudah relatif bagus.


Bahan kulit sintetis dibuat tak gampang pecah dan tahan terhadap cuaca panas. Produsen kulit sintetis terkini juga kasih handfeel (sensasi menyentuh permukaan kulit asli) lebih nyaman, dan punya ketebalan ideal.


4. Kulit asli

Menggunakan kulit hewan, biasanya sapi. Setelah melewati proses produksi, leather atau kulit asli bisa dipakai sebagai bahan pelapis jok dan interior. Bedanya dengan kulit sintetis, kulit asli ada tekstur dan aroma khusus.


Teksturnya yang nyaman dan aroma khas, bikin leather bisa menimbulkan nuansa premium di interior. Maka tak heran kalau jenis ini harganya lebih mahal. Karena pada dasarnya organik, leather lebih cepat retak atau pudar kalau terpapar panas sinar matahari langsung terus-menerus. Sehingga perawatannya harus lebih intensif, seperti merawat kulit manusia.


5. Suede

Suede disebut-sebut pelapis paling premium, lantaran kualitas dan tampilannya berkelas dan tak biasa. Produsen mobil premium hingga supercar kerap pakai jenis ini, karena fungsi dan nilai eksklusivitasnya. Selain itu, pelapis kabin Suede juga jadi favorit karena bisa menimbulkan kenyamanan. Lembut disentuh dan halus.

Salah satu brand yang sohor dan banyak dipakai adalah Alcantara, asal Italia. Tapi material Suede perlu penanganan khusus, sebab karakternya mudah rusak kalau sering kena kotoran atau cairan.


6. Panel kayu

Sama dengan bahan kulit, keberadaan panel kayu alias wood panel memberi kesan mewah dan eksklusif pada mobil tunggangan kamu. Apalagi biasanya panel kayu diberikan sentuhan mengilap.

Meski demikian, perkembangan teknologi membuat produsen bisa menciptakan bahan plastik namun dengan finishing wood panel. Cukup mewah, namun terasa kurang kelas saat disentuh. Sebenarnya bahan panel kayu lebih mudah dibersihkan dan sulit dihinggapi kotoran kelas berat. Masalahnya, dengan motif mengilap membuatnya jadi mudah terlihat kotor.


7. Panel metal

Untuk mobil mewah, sentuhan bahan metal seperti krom dan aluminium menunjukkan kelas tersendiri bagi pemiliknya. Namun sama dengan wood panel, saat ini bahan plastik pun bisa mendapatkan sentuhan ala panel metal saat proses finshing. Meski tak dapat dipungkiri, bahan aslinya tetap terlihat lebih premium.

Sama dengan panel kayu, aplikasi lapisan coating di atasnya dengan tampilan mengilap membuat panel interior bergaya metal jadi mudah dibersihkan, sekaligus mudah terlihat kotor.

Bicara finishing, kemajuan teknologi membuat produsen bisa menciptakan beragam model dan gaya finishing di atas material plastik. Salah satunya adalah serat karbon. Hanya saja, karena bahan dasarnya plastik, panel dengan motif ini juga mudah untuk dibersihkan.