Fungsi Headrest yang Wajib Diketahui

07 April 2019 | Editor : Dimas

Kallafriends, pasti tahukan bagian yang berada di atas jok mobil yang biasa digunakan sebagai sandaran kepala? Yup, benar sekali sandaran kepala pada jok mobil disebut headrest. Sebenarnya headrest tidak hanya berfungsi sebagai sandaran kepala bagi pengemudi maupun penumpang yang lelah melakukan perjalanan atau sekadar untuk tidur.


Headrest memiliki manfaat lain yang penting dalam aspek keselamatan pengemudi dan penumpang. Sayangnya, masih banyak orang yang belum mengetahui tentang fungsi tersebut. Berikut fungsi penting headrest untuk keselamatan berkendara.


  1. Mengurangi Cedera pada Leher

Ada beberapa pemilik mobil yang dengan sengaja melepas headrest. Padahal salah satu fungsi penting headrest dalam aspek keselamatan adalah mengurangi cedera pada leher jika terjadi tabrakan dari arah depan ataupun dari belakang mobil. Karena itu penting juga untuk memastikan headrest berada pada ketinggian yang benar. Jangan terlalu tinggi atau terlalu rendah.

 

Saat terjadi tabrakan, kepala akan secara refleks terbentur ke belakang. Jika benturannya keras, maka kepala akan mengayun ke belakang dan berisiko tinggi membuat kepala mendongak ke atas sehingga dapat mengakibatkan tengkuk patah. Disinilah peranan headrest diperlukan untuk menahan kepala saat tabrakan sehingga mengurangi cidera.

 

  1. Alat Bantu Darurat

Selain untuk menahan kepala saat kecelakaan, headrest juga dapat menjadi alat bantu darurat. Misalnya mobil Anda terendam air atau mengalami kecelakaan yang membuat pintu mobil tidak dapat dibuka.

 

Dalam kondisi seperti itu, lepaskan headrest pada mobil dengan menekan tombol kecil yang biasanya terdapat disekitar pangkal headrest. Kemudian letakkan bagian gagang headrest yang terbuat dari besi diantara kaca dan trim pintu. Jika gagang sudah menancap tekan ke bawah untuk memecahkan kaca, lalu segeralah keluar dari mobil.

 

Sekarang Kallafriends sudah tahukan apa saja fungsi terkait aspek keselamatan yang terdapat pada headrest. Jangan lupa juga untuk menyisihkan jarak sekitar 8-10 cm saat menggunakan headrest untuk mengurangi cidera jika terjadi benturan. Sehingga leher tidak mengalami cidera parah yang berakibat fatal bila terjadi tabrakan antar mobil.