7 Momen Unik saat Lebaran dari Tiap Negara

01 Juni 2019 | Editor : Dimas

Hari Raya Idul Fitri merupakan hari yang paling dinantikan oleh umat muslim di seluruh dunia. Momen lebaran yang terjadi setiap sebulan sekali ini memang memiliki ciri khas tersendiri. Hmm.. kira-kira apa saja ya tradisi unik dari tiap negara saat lebaran? Melansir kompas.com berikut 7 tradisi unik dari tiap negara saat lebaran.

1. Turki (Ramadhan Bayram)

Tradisi Lebaran juga ada di Turki, namanya Ramadhan Bayram atau Seker Bayrami. Orang Turki biasanya melakukan tradisi ini ketika menjelang hari-hari terakhir bulan Ramadhan, karena sudah mendekati hari libur. Ramadhan Bayram identik dengan pembagian manisan, baik itu permen atau coklat. Tradisi yang identik dengan manisan ini menjadi sangat ramai ketika anak-anak mulai berkunjung ke rumah-rumah. Biasanya mereka mencium tangan dari orang yang lebih tua, kemudian barulah memberikan coklat tersebut. Tak hanya untuk kalangan anak-anak saja, momen ini juga ditujukan kepada sanak keluarga teman hingga tetangga sekitar dalam menyambut Lebaran.


2. India, Pakistan, Bangladesh (Chand Raat)

Ketika menuju pengujung Ramadhan, perempuan di India, Pakistan, dan Bangladesh bersama-sama melakukan tradisi Chand Raat. Tradisi ini identik dengan memberikan warna kepada anggota tubuh. Bukan memberikan warna permanen, tapi hanya warna yang bertahan sementara. Biasanya yang dicat adalah bagian kaki dan tangan menggunakan henna. Lukisan cat berupa ornamen-ornamen unik. Sebelum melakukan tradisi ini, para perempuan berbondong-bodong menuju toko untuk membeli henna warna-warni. Saat itu, para perempuan juga banyak yang keluar untuk berbelanja. Untuk menjaga tradisi ini, pemilik toko akan menghias kios mereka dan membuka toko hingga pagi hari. Kios-kios henna biasanya berdekatan dengan toko perhiasan, sehingga bisa menarik konsumen yang sedang berbelanja sambil dilukis dengan henna. Selain melakukan tradisi ini, perempuan juga membagikan dan bertukar makanan manis.


3. Afganistan (Tokhm-Jangi)

Umat Muslim di Afghanistan juga melakukan tradisi unik ketika Lebaran. Mereka shalat Ied pada pagi hari dan menyambut kemenangan dengan hal yang bersih dan suci. Tradisi unik di Afganistan adalah Tokhm-Jangi atau lebih dikenal dengan adu telur. Pada momen ini, seseorang berkompetisi saling memecahkan telur rebus. Penanda kalah atau menangnya terlihat ketika telur itu pecah, maka seseorang akan kalah. Tradisi ini biasanya dilakukan pada satu tempat tertentu yang diikuti oleh segala usia, baik muda maupun tua.


4. Mesir Kairo

Mesir juga melakukan tradisi Lebaran. Ketika hari kemenangan itu datang, umat Muslim melakukan shalat Ied dan juga silaturahmi seperti kebanyakan lainnya. Namun, ada sedikit yang berbeda, yakni mereka akan berkumpul pada satu tempat dan memakan makanan yang khas dengan Lebaran, yaitu Ranja. Makanan ini berasal dari ikan asin dan acar. Momen makan bersama ini merupakan upaya untuk mendekatkan silaturahmi antar masyarakat di Mesir.


5. China

Umat Muslim di China punya tradisi unik untuk menyambut Lebaran. Ada beberapa etnis di China, namun yang terkenal memiliki penduduk dengan mayoritas muslimnya adalah Uyghur atau Hui. Keberadaan mereka paling banyak berada di Provinsi Yunnan. Pada momen Lebaran, biasanya umat Muslim China mengunjungi makam dari Sayyid Ajjal Shams Al Din Omar. Dia merupakan gubernur pertama Yunnan dan mengenalkan Islam kepada warganya. Selain itu, dia juga tercatat mengajarkan toleransi antar umat beragama. Tak heran, perannya menjadi rujukan para umat Muslim di China. Ketika berada di Makam, mereka mendoakan, membaca Al-Quran dan membersihkan makam agar tetap bersih.


6. Tunisia

Negara yang terletak di Afrika ini juga merayakan tradisi menjelang Lebaran tiba. Mereka juga melakukan shalat Ied dan bersilaturahmi terhadap keluarga. Bedanya, hari kemenangan di Tunisia diisi oleh tari-tarian dan bermain musik. Selain itu momen Lebaran juga digunakan untuk memakan roti khas, yaitu Baklawa dan Kaak. Anak-anak di sana juga mendapatkan uang dan makanan setelah shalat Ied. Setelah itu melakukan kunjungan ke rumah orang yang lebih tua untuk silaturahmi.


7. Indonesia (Mudik dan Sungkeman)

Indonesia memiliki keragaman tradisi mudik yang paling banyak. Sebelum Lebaran datang, digunakan untuk perantau kembali ke kampung halamannya. Biasanya momen ini dikenal dengan istilah "Mudik". Tak hanya dilakukan oleh perantau saja, orang-orang juga kembali ke kampung halaman atau berkunjung ke sanak keluarganya. Setelah shalat Ied, biasanya mereka melakukan sungkeman. Ini merupakan tradisi meminta maaf kepada orang yang lebih tua, yang dilakukan dengan cara membungkukkan badan.